Minggu, 19 Mei 2013

Perumahan di Tulungagung

PERUMAHAN BMW TULUNGAGUNG ini dikembangkan oleh alfath group. alfath group adalah perusahan properti yang berpusat di surabaya, berpengalaman lebih dari 17 tahun dibidang developer, konsultan dan kontraktor. alfath group didirikan oleh purna dosen dan alumni ITS untuk merealisasikan cita-citanya, membangun Negeri dengan properti.
lokasi perumahan cukup setrategis,
2 menit dari rumah sakit dan pusat perbelanjaan
3 menit dari pusat perbankan dan pendidikan
4 menit dari pusat pemerintahan tulungagung
tersedia Tipe 36, 40, 42, 43, 45, 50, 55 (FREE DESIGN / Desain BEBAS)
harga mulai 130 jt an...
saat ini kami sudah membuka 5 lokasi perumahan
1. Perumahan BMW Tulungagung, lokasi di ds. Bago, kec/kab. Tulungagung. marketing : 082139122578
2. perumahan BMW Madani, Lokasi di ds. Bago, kec/kab. Tulungagung. marketing : 082139122578
3. Perumahan BMW Asri, lokasi di desa Ringinpitu Tulungagung. marketing : 085233548193.
4. Perumahan BMW Permai, lokasi ada di Desa Gedingan kec. kedungwaru kab. tulungagung, marketing 085336809303
5. Perumahan BMW Permata, lokasi di desa Majan kec. kedungwaru kab. Tulungagung. marketing 081231878075
marketing office: Perum BMW blok B-3 Tulungagung (orari ketimur 300 M), Tlp. (0355) 337490

spesifikasi:
Pondasi        : Batu kali                             
Struktur    : Beton bertulang                         
Lantai        : Keramik Arwana                             
dinding        : Pasangan batu bata di plester                                 
        : Finishing cat                            
rangka atap    : Kayu mahoni                             
        : Genteng flat minimalis
Plafond     : Enternit                               
Kusen          : Kayu Mahoni
Daun Pintu     : Pintu utama panil
        : selain pintu utama double teakwood
Meja dapur     : Kitchen sink, keramik
Listrik     : 900 watt

Keterangan:                                   
1. Bookingfee Rp. 500.000 ( dihitung sbg DP Uang Muka ) berlaku selama 2 minggu                                   
2. Harga termasuk IMB, BPHTB, SSP, PLN, PDAM / Air tanah terinstalasi dan pengurusan sertifikat                                   
3. Harga jual belum termasuk Biaya KPR                                   
4. Harga jual sewaktu-waktu dapat berubah tanpa pemberitahuan terlebih dahulu
Read more >>

Perumahan Tulungagung


PERUMAHAN BMW TULUNGAGUNG ini dikembangkan oleh alfath group. alfath group adalah perusahan properti yang berpusat di surabaya, berpengalaman lebih dari 17 tahun dibidang developer, konsultan dan kontraktor. alfath group didirikan oleh purna dosen dan alumni ITS untuk merealisasikan cita-citanya, membangun Negeri dengan properti.
lokasi perumahan cukup setrategis,
2 menit dari rumah sakit dan pusat perbelanjaan
3 menit dari pusat perbankan dan pendidikan
4 menit dari pusat pemerintahan tulungagung
tersedia Tipe 36, 40, 42, 43, 45, 50, 55 (FREE DESIGN / Desain BEBAS)
harga mulai 130 jt an...
saat ini kami sudah membuka 5 lokasi perumahan
1. Perumahan BMW Tulungagung, lokasi di ds. Bago, kec/kab. Tulungagung. marketing : 082139122578
2. perumahan BMW Madani, Lokasi di ds. Bago, kec/kab. Tulungagung. marketing : 082139122578
3. Perumahan BMW Asri, lokasi di desa Ringinpitu Tulungagung. marketing : 085233548193.
4. Perumahan BMW Permai, lokasi ada di Desa Gedingan kec. kedungwaru kab. tulungagung, marketing 085336809303
5. Perumahan BMW Permata, lokasi di desa Majan kec. kedungwaru kab. Tulungagung. marketing 081231878075
marketing office: Perum BMW blok B-3 Tulungagung (orari ketimur 300 M), Tlp. (0355) 337490

spesifikasi:
Pondasi        : Batu kali                             
Struktur    : Beton bertulang                         
Lantai        : Keramik Arwana                             
dinding        : Pasangan batu bata di plester                                 
        : Finishing cat                            
rangka atap    : Kayu mahoni                             
        : Genteng flat minimalis
Plafond     : Enternit                               
Kusen          : Kayu Mahoni
Daun Pintu     : Pintu utama panil
        : selain pintu utama double teakwood
Meja dapur     : Kitchen sink, keramik
Listrik     : 900 watt

Keterangan:                                   
1. Bookingfee Rp. 500.000 ( dihitung sbg DP Uang Muka ) berlaku selama 2 minggu                                   
2. Harga termasuk IMB, BPHTB, SSP, PLN, PDAM / Air tanah terinstalasi dan pengurusan sertifikat                                   
3. Harga jual belum termasuk Biaya KPR                                   
4. Harga jual sewaktu-waktu dapat berubah tanpa pemberitahuan terlebih dahulu
Read more >>

Rabu, 10 Oktober 2012

ANDA PUNYA POTENSI Yang LUAR BIASA

ANDA PUNYA POTENSI Yang LUAR BIASA, Sebelum seorang professor di suatu universitas akan membagikan ujian akhir kepada para mahasiswanya, ia mengajukan suatu tawaran istimewa kepada mereka.

Ia berkata, “Siapa Ɣang mau mendapat nilai C otomat

is dalam ujian ini, angkat tangan dan kamu tidak perlu mengikuti ujian. Saya akan langsung memberikanmu nilai C.

” Satu tangan terangkat. Kemudian Ɣang lainnya, dan Ɣªήg lainnya hingga setengah dari para mahasiswa tsb telah memilih untuk tidak mengikuti ujian itu. Mereka akan menerima nilai C secara otomatis, dan Mereka pun pulang dengan gembira.

Profesor itu kemudian membagikan lembaran ujian kepada mahasiswa Ɣªήg masih tinggal di kelas itu. Ia meletakkan lembaran-lembaran tersebut di meja dan meminta mereka tidak membaliknya sebelum diperintahkan.

Ia memberi selamat kepada para mahasiswa tsb karena mereka tidak mau menerima nilai rata-rata dan bahwa mereka bersedia melakukan hal-hal yang luar biasa dalam hidup mereka.

Kemudian professor itu memerintahkan mahasiswanya untuk memulai ujian mereka. Para mahasiswa menemukan bahwa lembaran ujian mereka hanya tertulis kalimat singkat: “Selamat. Anda baru saja mendapatkan nilai A.”

Sahabatku..
Terlalu sering kita mengambil jalan pintas Ɣªήg mudah dan menerima keadaan biasa-biasa saja saat seharusnya kita bisa membangun potensi diri kita.

Kita berpikir bahwa nilai C tidak begitu buruk dan cukup pantas untuk kita peroleh.

Hidup biasa2 aja, tanpa mengeluarkan potensi maksimal dalam hidup kita, merupakan suatu penghinaan bagi TUHAN atas karya-NYA Ɣªήg luar biasa dalam diri kita.

Tetaplah bersemangat!
Teruslah bertumbuh!
Teruslah belajar!

Ayo lakukan Ɣªήg terbaik untuk apapun yg sedang menjadi tanggung jawabmu saat ini!

Semoga bermanfaat, tetap semangat dan selalulah optimis...
Read more >>

Indahnya Kasih Sayang

Indahnya Kasih Sayang, Mahasuci ALLOH, Zat yang Maha Mengaruniakan kasih sayang kepada makhluk-makhluk Nya. Tidaklah kasih sayang melekat pada diri seseorang, kecuali akan memperindah orang tersebut, dan tidaklah kasih sayang terlepas dari
diri seseorang, kecuali akan memperburuk dan menghinakan orang tersebut.

Betapa tidak? Jikalau kemampuan kita menyayangi orang lain tercerabut, maka itulah biang dari segala bencana, karena kasih sayang ALLOH Azza wa Jalla ternyata hanya akan diberikan kepada orang-orang yang masih hidup kasih sayang di kalbunya.

Karenanya, tidak bisa tidak, kita harus berjuang dengan sekuat tenaga agar hati nurani kita hidup. Tidak berlebihan jikalau kita mengasahnya dengan merasakan keterharuan dari kisah-kisah orang yang rela meluangkan waktu untuk memperhaikan orang lain. Kita dengar bagaimana ada orang yang rela bersusah-payah membacakan buku, koran, atau juga surat kepada orang-orang tuna netra, sehingga mereka bisa belajar, bisa dapat informasi, dan bisa mendapatkan ilmu yang lebih luas.

Rasulullah SAW dalam hal ini bersabda, "ALLOH SWT mempunyai seratus rahmat (kasih sayang), dan menurunkan satu rahmat (dari seratus rahmat) kepada jin, manusia, binatang, dan hewan melata. Dengan rahmat itu mereka saling berbelas-kasih dan berkasih sayang, dan dengannya pula binatang-binatang buas menyayangi anak-anaknya. Dan (ALLOH SWT) menangguhkan 99 bagian rahmat itu sebagai kasih sayang-Nya pada hari kiamat nanti." (H.R. Muslim).

Dari hadis ini nampaklah, bahwa walau hanya satu rahmat-Nya yang diturunkan ke bumi, namun dampaknya bagi seluruh makhluk sungguh luar biasa dahsyatnya. Karenanya, sudah sepantasnya jikalau kita merindukan kasih sayang, perhatian, dan perlindungan ALLOH SWT, tanyakanlah kembali pada diri ini, sampai sejauhmana kita menghidupkan kalbu untuk saling berkasih sayang bersama makhluk lain?

Kasih sayang dapat diibaratkan sebuah mata air yang selalu bergejolak keinginannya untuk melepaskan beribu-ribu kubik air bening yang membuncah dari dalamnya tanpa pernah habis. Kepada air yang telah mengalir untuk selanjutnya menderas mengikuti alur sungai menuju lautan luas, mata air sama sekali tidak pernah mengharapkan ia kembali.

Sama pula seperti pancaran sinar cerah matahari di pagi hari, dari dulu sampai sekarang ia terus-menerus memancarkan sinarnya tanpa henti, dan sama pula, matahari tidak mengharap sedikit pun sang cahaya yang telah terpancar kembali pada dirinya. Seharusnya seperti itulah sumber kasih sayang di kalbu kita, ia benar-benar melimpah terus tidak pernah ada habisnya.

Jangan pula meremehkan makhluk ciptaan ALLOH, sebab tidaklah ALLOH menciptakan makhluk-Nya dengan sia-sia. Semua yang ALLOH ciptakan syarat dengan ilmu, hikmah, dan ladang amal. Semua yang bergerak, yang terlihat, yang terdengar, dan apa saja karunia dari ALLOH adalah jalan bagi kita untuk bertafakur jikalau hati ini bisa merabanya dengan penuh kasih sayang.

Dikisahkan di hari akhir datang seorang hamba ahli ibadah kepada ALLOH, tetapi ALLOH malah mencapnya sebagai ahli neraka, mengapa? Ternyata karena suatu ketika si ahli ibadah ini pernah mengurung seekor kucing sehingga ia tidak bisa mencari makan dan tidak pula diberi makan oleh si ahli ibadah ini. Akhirnya mati kelaparanlah si kucing ini. Ternyata walau ia seorang ahli ibadah, laknat ALLOH tetap menimpa si ahli ibadah ini, dan ALLOH menetapkannya sebagai seorang ahli neraka, tiada lain karena tidak hidup kasih sayang di kalbunya.

Tetapi ada kisah sebaliknya, suatu waktu seorang wanita berlumur dosa sedang beristirahat di pinggir sebuah oase yang berair dalam di sebuah lembah padang pasir. Tiba-tiba datanglah seekor anjing yang menjulur-julurkan lidahnya seakan sedang merasakan kehausan yang luar biasa. Walau tidak mungkin terjangkau kerena dalamnya air di oase itu, anjing itu tetap berusaha menjangkaunya, tapi tidak dapat. Melihat kejadian ini, tergeraklah si wanita untuk menolongnya. Dibukalah slopnya untuk dipakai menceduk air, setelah air didapat, diberikannya pada anjing yang kehausan tersebut. Subhanallah, dengan ijin ALLOH, terampunilah dosa wanita ini.

Demikianlah, jikalau hati kita mampu meraba derita makhluk lain, insya ALLOH keinginan untuk berbuat baik akan muncul dengan sendirinya.

Kisah lain, ketika suatu waktu ada seseorang terkena penyakit tumor yang sudah menahun. Karena tidak punya biaya untuk berobat, maka berkunjunglah ia kepada orang-orang yang dianggapnya mampu memberi pinjaman biaya.

Bagi orang yang tidak hidup kasih sayang di kalbunya, ketika datang orang yang akan meminjam uang ini, justru yang terlintas dalam pikirannya seolah-olah harta yang dimilikinya akan diambil oleh dia, bukannya memberi, malah dia ketakutan akan hartanya karena disangkanya akan habis atau bahkan jatuh miskin.

Tetapi bagi seorang hamba yang tumbuh kasih sayang di kalbunya, ketika datang yang akan meminjam uang, justru yang muncul rasa iba terhadap penderitaan orang lain. Bahkan jauh di lubuk hatinya yang paling dalam akan membayangkan bagaimana jikalau yang menderita itu dirinya. Terlebih lagi dia sangat menyadari ada hak orang lain yang dititipkan ALLOH dalam hartanya. Karenanya dia begitu ringan memberikan sesuatu kepada orang yang memang membutuhkan bantuannya.

Ingatlah, hidupnya hati hanya dapat dibuktikan dengan apa yang bisa kita lakukan untuk orang lain dengan ikhlas. Apa artinya hidup kalau tidak punya manfaat? Padahal hidup di dunia ini cuma sekali dan itupun hanya mampir sebentar saja. Tidak ada salahnya kita berpikir terus dan bekerja keras untuk menghidupkan kasih sayang di hati ini. Insya ALLOH bagi yang telah tumbuh kasih sayang di kalbunya, ALLOH Azza wa Jalla, Zat yang Maha Melimpah Kasih Sayang-Nya akan mengaruniakan ringannya mencari nafkah dan ringan pula dalam menafkahkannya di jalan ALLOH, ringan dalam mencari ilmu dan ringan pula dalam mengajarkannya kepada orang lain, ringan dalam melatih kemampuan bela diri dan ringan pula dalam membela orang lain yang teraniaya, Subhanallah.

Cara lain yang dianjurkan Rasulullah SAW untuk menghidupkan hati nurani agar senantiasa diliputi nur kasih sayang adalah dengan melakukan banyak silaturahmi kepada orang-orang yang dilanda kesulitan, datang ke daerah terpencil, tengok saudara-saudara kita di rumah sakit, atau pula dengan selalu mengingat umat Islam yang sedang teraniaya, seperti di Bosnia, Checnya, Ambon, Halmahera, atau di tempat-tempat lainnya.

Belajarlah terus untuk melihat orang yang kondisinya jauh di bawah kita, insya ALLOH hati kita akan melembut karena senantiasa tercahayai pancaran sinar kasih sayang. Dan hati-hatilah bagi orang yang bergaulnya hanya dengan orang-orang kaya, orang-orang terkenal, para artis, atau orang-orang elit lainnya, karena yang akan muncul justru rasa minder dan perasaan kurang dan kurang akan dunia ini, Masya ALLOH.

Sumber : KUMPULAN CERITA PENUH HIKMAH
Read more >>

Rabu, 29 Agustus 2012

Tetap Tenang Saat Jodoh Terlambat Datang

Tetap Tenang Saat Jodoh Terlambat Datang. Pasangan hidup adalah salah satu dari "stasiun" perjalanan bagi semua manusia. Disanalah kehidupan baru dimulai, lengkap dengan semua pernak- pernik pelajaran yang akan membuat manusia memaknai arti
kebahagiaan yang sebenarnya. Namun, proses ini bagi sebagian orang ternyata tidak gampang dilalui begitu saja. Mereka mendapati, justru dalam bagian inilah cobaan dan gemblengan hidup dimulai. Saat usia yang berjalan tak dapat lagi dihentikan, namun jodoh dan pelengkap hidupnya tidak kunjung datang, saat itu pula kegundahan hati menjadi terakrabi.

Banyak yang kemudian menyikapinya dengan sederhana, tetap berikhtiar, walau tetap diselipi kegundahan atas sebuah kepastian datangnya hari pertemuan. Namun, tak sedikit juga yang melakukan seribu satu cara, agar terhindar dari cacian makian manusia, dan atau sekedar untuk menyudahi kesedihan hati.

Namun, bisakah kita berhenti sejenak, dan membiarkan pikiran jernih yang menguasai kita. Memang siappapun tidak akan ada yang ingin melampaui cobaan yang seperti ini. Namun bukankah garis takdir itu sudah pasti dan Allah SWT jugalah tidak akan memberi cobaan yang melampui kemampuan hambanya?

Terkadang, banyak pelajaran yang bisa kita petik atas sebuah keinginan yang ternyata tertunda untuk terjadi. Dengan tertundanya kebahagiaan itu, siapa tahu Allah sedang mengajari kita atas sebuah makna dari menghargai. Ya, ketika jodoh telah datang, nantinya kita akan menjadi pribadi yang lebih manis dalam bersyukur serta memperlakukan. Dan kita akan menjadi lebih istimewa karenanya.

Dengan tertundanya pertemuan itu, mungkin Allah ingin memberikan yang lebih pas untuk kita. Dan atau dengan tertundanya jodoh itu, Allah telah memberikan skenario penggemblengan dan proses tersendiri bagi jodoh kita, sehingga kelak ketika dia bertemu dengan kita lewat sebuah pernikahan, pribadi yang lebih matang dan siap menjadi pelengkap kita, telah menjadi bagian dari kepribadiannya.

Dan bersabar adalah salah satu kunci menaklukkan keadaan ini. Sungguh, Allah pun telah berfirman "Mintalah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan sholat" (QS. Al Baqarah:153).

Maka, tidak ada jalan lain yang lebih baik selain hanya mengembalikan semua urusannya kepada Allah dengan berdo’a dan merendahkan diri di hadapanNya. Karena Allah SWt telah berfirman,

“Dan jika hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku maka katakanlah Aku sangat dekat. Aku mengabulkan do’a orang yang berdo’a jika ia berdo’a kepada-Ku.. (QS. Al-Baqoroh:186)

Lagi-lagi, semua ini hanya sanggup dan bisa dimaknai oleh para hati yang selalu berprasangka baik dan bertawakkal kepada Allah SWT. Sebagai hasilnya, kebahagiaan akan tetap menjadi bagian dari hari- harinya, karena sebuah keyakinan juga melekat kuat dalam bentuk iman.

Semua hal dibawah langit ini, terjadi dengan waktu- waktunya sendiri. Pun demikian dengan kedatangan jodoh yang belum kunjung datang saat ini. Sungguh, Allah SWT maha tahu apa yang kita butuhkan, serta saat yang tepat untuk semua itu terpenuhi. Dan Allah juga maha dekat pertolongannya atas apapun kesulitan yang kita hadapi.Dan di dunia ini, tidak ada yang lebih mengerti dan mengetahui apapun kesulitan dan keinginan yang terbersit dalam hati kita, kecuali hanya Allah saja. Dan Allah lah juga yang paling tahu, yang terbaik bagi kita, dalam segala hal.

Sungguh, kerisauan itu adalah sebuah hal yang manusiawi. Namun, hal tersebut tidak membawa dampak apapun, kecuali membuat pikiran kita semakin tertutup dari kebaikan, dan mendekatkan diri dengan kesedihan.Namun justru ketenangan yang didasari iman, tawakkal, serta prasangka baik kepada Allah, yang akan menyejukkan dan mengistimewakan kita. InsyaAllah.

(Syahidah/Voa-islam.com)
Read more >>

Pengertian Cinta di Mata Anak-Anak

Pengertian Cinta di Mata Anak-Anak seringkali langsung diarahkan pada cinta dan romansa dengan lawan jenis. Cinta yang seharusnya memiliki pengertian yang sangat luas menjadi sempit saat kita semakin dewasa
dan mengenal pria yang membuat hati kita berdebar dan jatuh cinta.

Anak-anak yang masih polos dan belum terkena efek jatuh cinta pada lawan jenis memiliki pengertian dan pemahaman cinta yang ternyata lebih luas dan mengharukan. Inilah jawaban mereka saat kami bertanya pada beberapa anak, "Menurutmu, cinta itu apa?"

"Cinta itu.. saat ayah dan bunda menciumku sebelum berangkat sekolah dan sebelum tidur," - Sasha, 9 tahun

"Waktu teman Kiki meminjamkan pensilnya karena pensil Kiki patah," - Kiki, 6 tahun

"Aku cinta ayah dan ibu, karena ayah sudah mencari nafkah dan ibu memasak setiap hari supaya aku sehat dan tidak sakit. Itu cinta.." - Tania, 7 tahun

"Kata ibu guru, semua yang dilakukan ayah dan ibu untuk Gina adalah cinta," - Gina, 5 tahun

"Cinta itu misalnya.. waktu kakak membagi dua donatnya untuk Ima karena donat punya Ima tidak sengaja jatuh," - Ima, 6 tahun

"Apa ya cinta itu? Kata papa dan mama, mereka menikah karena cinta. Oh.. cinta itu kalau papa dan mama sama-sama tersenyum seperti foto waktu mereka menikah," - Nuri, 8 tahun

"Waktu ibu mengompres kening Pita dan menemani Pita waktu sakit," - Pita, 7 tahun

"Cinta adalah.. selalu ada cinta di masakan bunda," - Bilal, 6 tahun

"Tita sering menangis kalau mati lampu, setiap kali ayah atau ibu memberi pelukan, itu artinya cinta, iya kan?" - Tita, 5 tahun

"Cinta itu.. semua yang diberi Allah untuk Githa. Githa sudah diberi kesehatan dan orang tua yang baik, jadi Githa juga harus cinta dengan semua yang diberikan Allah dan tidak lupa berdoa," - Githa, 8 tahun

Ada banyak makna cinta yang sangat luas. Terlepas dari apa arti dan makna cinta yang sesungguhnya, sudahkah Kita berterima kasih dan bersyukur pada orang-orang yang mencintai Kita?

Semoga pengertian cinta yang diberikan anak-anak ini bisa menjadi pengingat bahwa cinta tak sekedar luapan asmara pada lawan jenis.

--- Cinta ada di sekeliling Kita, bahkan di setiap napas yang Kita hembuskan, tak perlu jauh-jauh mencarinya. ---
Read more >>

KEKURANGAN BUKANLAH KENDALA UNTUK KETAATAN

KEKURANGAN BUKANLAH KENDALA UNTUK KETAATAN. Rasanya MALU melihat foto seorang bapak ini. Di tengah KETERBATASAN FISIK, beliau begitu semangat menunaikan SHOLAT di MESJID . Padahal bisa saja ia SHOLAT dalam POSISI DUDUK melihat kondisi TUNGKAI KAKI KANANNYA yang TERPOTONG mulai dari bagian LUTUT KE BAWAH . Namun MASYA ALLAH, terlihat di salah satu MESJID PERKANTORAN, ia bersungguh-sungguh memperlihatkan keseriusan dalam posisi SHOLAT yang SEMPURNA. Bisa dibayangkan berdiri di atas SATU KAKI dalam WAKTU YANG TIDAK SEBENTAR ... Subhanallah ..!
Semoga gambar ini mampu memotivasi kita untuk lebih mensyukuri setiap anugerah yang telah Allah berikan. Termasuk mengingatkan kita akan keseriusan dalam ketaatan menuju Yang Maha Menggenggam Jiwa . Yuk Kita Sempatkan Untuk Shalat MAGRIB DI AWAL WAKTU dan DI MASJID sahabat2 ku tercinta . Kalau bisa Kita biasakan setiap hari secara istiqomah ... Setelah selesai dan dzikir sehabis shalat, sempatanlah shalat dua raka'at (shalat sunnat) .. badiyah magrib .. lakukan dengan ikhlas dan pernuh keridha'an hati karena Allah semata ... lalu niatkan untuk istiqomah setiab habis shalat magrib, shalat badiyah ... sunnah mua'akad lho  : -)
Pertama2 pasti berat .. Kalau berat, Coba kita latih dan paksakan diri agar bisa menjadi kebiasaan sehari2 ..
kalau sudah biasa dan telah dapat menikmati-Nya .. tambahlah 2 raka'at dengan shalat sunnat Taubat . 2 raka'at lagi .. latih lagi diri kita .. ALA BISA KARENA BIASA ... insya Allah .. keberkahan Rizki dari-Nya akan mengalir dan selalu mencukupi kebutuhan kita ..

Aamiin ...

.. insya Allah ..

keep spirit ...
keep istiqomah all day ...
Read more >>

Kamis, 19 Juli 2012

Ramadhan Hadir, Tiba Saatnya Berkaca Diri


Ramadhan, Jika Ramadhan diibaratkan tamu agung, maka Ramadhan adalah tamu agung yang kerap kita kecewakan. Kehadirannya kita rindukan tapi saat dia datang di tengah-tengah kita, tak ada yang kita berikan selain kelalaian dan rapuhnya kesungguhan.


Maafkan kami Ramadhan, 
kepala kami tertunduk malu karena engkau menjanjikan kami berlimpah kebaikan, 
tapi kami tenggelam dalam kehinaan.
(Syaikh Adil bin Ahmad)
Ramadhan adalah akumulasi kemuliaan dalam tiap detaknya. Karena Ramadhan kita bisa melakukan hal yang berbeda kadar dan nilainya. Berbeda bentuk, penghargaan dan balasannya di sisi Allah SWT. Ramadhan bukanlah bulan biasa, bukan hari biasa, malam dan siangnya pun bukan hal yang biasa. Tapi tidak semua orang bisa merasakan besarnya keberkahan itu, karena Ramadhan hanya dapat terasa lewat sentuhan iman dan pekanya perasaan.
Ramadhan hadir membawa keberkahan tak terperikan, menjadi sarana efektif untuk kita berkaca diri. Di Ramadhan ini saatnya kita berkaca diri di tengah segala bentuk perburuan kehidupan yang melenakan, hingga alur berbalik dan kitalah yang menjadi buruan kehidupan.
Ramadhan hadir menyediakan tempat rehat dari jiwa-jiwa yang kelelahan. Saatnya kita menengok ke dalam diri, memenuhi panggilan kesadaran untuk berkaca diri. Di tengah kebisingan yang semakin menjadi, perlu rasanya kita kembali membaca ulang tentang siapa kita yang sebenarnya. Karena kita adalah akumulasi dari apa yang kita katakan, perbuat, dan pikirkan. Ramadhan hadir, sudah saatnya kita berkaca diri


Sumber: http://www.dakwatuna.com/2012/07/21650/ramadhan-hadir-tiba-saatnya-berkaca-diri/#ixzz213kOYJEj
Read more >>

Sabtu, 02 Juni 2012

Karakter

Read more >>

enam ciri anak bermasalah

Mungkinkah mengetahui dan memastikan apakah seorang anak itu bermasalah, dalam waktu 5-10 menit pertama saat kita bertemu dengannya?” Jawabannya adalah “mungkin” dan “pasti”. Pertanyaan yang sering saya ajukan kepada peserta seminar ataupun para orangtua yang sedang bersemangat belajar dan mencecar saya dengan berbagai pertanyaan seputar anaknya.

Rahasia tersebut akan saya bahas sekarang, rahasia yang sering saya gunakan untuk menganalisa seorang anak. Apakah dia bermasalah, bahkan setelah mempelajarinya dengan seksama kita mampu meramal masa depan seorang anak. Wow, tenang ini bukan obral janji, tapi ini pasti. Dari hasil menangani berbagai kasus keluarga dan individu maka terbentuklah suatu pola yang akurat ditiap individu. Kebanyakan klien saya jika memiliki masalah, kebanyakan masalah tersebut dan sebagian besar masalah itu berasal dari 2 hal. Ini juga rahasia (Rahasia dari ruang terapi saya), tapi akan saya bongkar habis.

Baiklah 2 hal tersebut berasal dari :

Keluarga (keluarga yang membentuk masalah tersebut secara tidak sengaja).
Masalah tersebut berasal dari usia 7 tahun kebawah.



Keluarga, adalah faktor penting dalam pendidikan seorang anak. Karakter seorang anak berasal dari keluarga. Dimana sebagian sampai usia 18 tahun anak-anak diIndonesia menghabiskan waktunya 60-80 % bersama keluarga. Manusia berbeda dengan binatang (maaf..) seekor anak kucing yang baru lahir, bisa hidup jika dipisahkan dari induknya, dan banyak binatang yang lain yang memiliki kemampuan serupa. Manusia tidak bisa, sampai usia 18 tahun masih membutuhkan orangtua dan kehangatan dalam keluarga. Sukses seorang manusia tidak lepas dari “kehangatan dalam keluarga”. Akan sangat banyak hal yang akan dikupas dari tiap tahun kehidupan manusia dan kebutuhannya serta cara memenuhi kebutuhan tersebut, terutama aspek emosi. Saya tidak akan meneruskannya, kita akan bahas dikesempatan lainnya, kini kita kembali ke cara mengetahui ciri anak bermasalah.

Usia 7 tahun kebawah? Ada apa pada usia ini? Pada masa ini kebanyakan (85%) letak masalah atau asal muasal masalah / hambatan seorang manusia tercipta. Istilah kerennya Mental Block. Karakter yang menghabat pencapaian cita-cita pribadi kita. Dan biasanya akan terasa pada usia 22 tahun ke atas. Woo… segitunya? Ya Mental Block seperti program yang seakan-akan dipersiapkan (karena ketidak sengajaan dan ketidak tahuan orangtua kita) untuk menghambat berbagai macam aspek dalam kehidupan kita. Aspek itu bisa berupa Karier (takut kaya, takut jabatan tinggi) kesehatan (tubuh gemuk, alergi) Relationship (tidak gampang cocok dengan pasangan/teman, paranoid) dan lain hal, serta masih banyak lagi.

Ada apa dengan 7 tahun kebawah dan disekitar 7 tahun pertama kehidupan manusia? Baiklah saya jelaskan, pada masa ini kita membutuhkan, kebutuhan dasar Emosi yang harus terpenuhi ingat HARUS terpenuhi. Jika pada masa ini lewat dan tidak terpenuhi maka, akan terjadi Mental Block pada diri anak tersebut. Inilah asal muasal dimana Mental Block terbentuk. Karena tidak terpenuhinya kebutuhan dasar Emosi yang dibutuhkan seorang manusia. Kebutuhan apa yang dibutuhkan pada anak seusia itu? Sehingga fatal akibatnya (pada masa dewasa anak tersebut) jika kebutuhan tersebut tidak terpenuhi



Ada 3 kebutuhan yang harus dipenuhi pada anak usia 0 – 7 tahun bahkan lebih, cara ini adalah kunci dalam pendidikan karakter, agar karakter anak kita bisa tumbuh dan berkembang maksimal. Disamping itu ketiga hal inilah asal muasal Mental Block yang sering kali terjadi atau terasa sangat menganggu pada saat anak tersebut dewasa. Yaitu :

1. Kebutuhan akan rasa aman
2. Kebutuhan untuk mengontrol
3. Kebutuhan untuk diterima

3 kebutuhan dasar emosi tersebut harus terpenuhi agar anak kita menjadi pribadi yang handal dan memiliki karakter yang kuat menghadapi hidup. Ini akan sangat panjang sekali jika dijelaskan, nah mengingat kita membahas ciri – ciri karakter anak bermasalah maka kita akan kembali ke topic tersebut.

Sebenarnya ada 6 ciri karakter anak yang bermasalah, cukup kita melihat dari perilakunya yang nampak maka, kita sudah dapat melakukan deteksi dini terhadap “musibah besar” dikehidupan yang akan datang (baca: semakin dewasa) dan secepatnnya dapat melakukan perbaikan.

Inilah ciri-ciri karakter tersebut :

1. Susah diatur dan diajak kerja sama
Hal yang paling Nampak adalah anak akan membangkang, akan semaunya sendiri, mulai mengatur tidak mau ini dan itu. pada fase ini anak sangat ingin memegang kontrol. Mulai ada “pemberontakan” dari dalam dirinya. Hal yang dapat kita lakukan adalah memahaminya dan kita sebaiknya menanggapinya dengan kondisi emosi yang tenang.
Ingat akan kebutuhan dasar manusia? Tiga hal diatas yang telah saya sebutkan, nah kebutuhan itu sedang dialami anak. Kita hanya bisa mengarahkan dan mengawasi dengan seksama.

2. Kurang terbuka pada pada Orang Tua
Saat orang tua bertanya “Gimana sekolahnya?” anak menjawab “biasa saja”, menjawab dengan malas, namun anehnya pada temannya dia begitu terbuka. Aneh bukan? Ini adalah ciri ke 2, nah pada saat ini dapat dikatakan figure orangtua tergantikan dengan pihak lain (teman ataupun ketua gang, pacar, dll). Saat ini terjadi kita sebagai orangtua hendaknya mawas diri dan mulai menganti pendekatan kita.

3. Menanggapi negatif
Saat anak mulai sering berkomentar “Biarin aja dia memang jelek kok”, tanda harga diri anak yang terluka. Harga diri yang rendah, salah satu cara untuk naik ke tempat yang lebih tinggi adalah mencari pijakan, sama saat harga diri kita rendah maka cara paling mudah untuk menaikkan harga diri kita adalah dengan mencela orang lain. Dan anak pun sudah terlatih melakukan itu, berhati-hatilah terhadap hal ini. Harga diri adalah kunci sukses di masa depan anak.

4. Menarik diri
Saat anak terbiasa dan sering Menyendiri, asyik dengan duniannya sendiri, dia tidak ingin orang lain tahu tentang dirinya (menarik diri). Pada kondisi ini kita sebagai orangtua sebaiknya segera melakukan upaya pendekatan yang berbeda. Setiap manusia ingin dimengerti, bagaimana cara mengerti kondisi seorang anak? Kembali ke 3 hal yang telah saya jelaskan. Pada kondisi ini biasanya anak merasa ingin diterima apa adanya, dimengerti – semengertinya dan sedalam-dalamnya.

5. Menolak kenyataan
Pernah mendengar quote seperti “Aku ini bukan orang pintar, aku ini bodoh”, “Aku ngga bisa, aku ini tolol”. Ini hampir sama dengan nomor 4, yaitu kasus harga diri. Dan biasanya kasus ini (menolak kenyataan) berasal dari proses disiplin yang salah. Contoh: “masak gitu aja nga bisa sih, kan mama da kasih contoh berulang-ulang”.

6. Menjadi pelawak
Suatu kejadian disekolah ketika teman-temannya tertawa karena ulahnya dan anak tersebut merasa senang. Jika ini sesekali mungkin tidak masalah, tetapi jika berulang-ulang dia tidak mau kembali ke tempat duduk dan mencari-cari kesempatan untuk mencari pengakuan dan penerimaan dari teman-temannya maka kita sebagai orang tua harap waspada. Karena anak tersebut tidak mendapatkan rasa diterima dirumah, kemanakah orangtua?
Read more >>

bagaimana membuat karakter mandiri anak

Permasalahan kali ini yang saya ingin bahas adalah permasalahan seorang anak yang manja dan kurang mandiri. Orang tua sering mengeluhkan kepada saya. Aduh anak saya ini kurang mandiri, gimana caranya ya membuat dia mandiri. Kayaknya dia ini terlalu manja dech. Saya dulu dibesarkan orang tua dengan ekonomi yang pas-pasan. Akhirnya saya jadi berjuang sendiri untuk melakukan segala sesuatu. Anak saya ini sepertinya terlalu enak.

Biasanya ketika orang tua mulai mengeluhkan seperti itu, saya hanya berbalik menanyakan kepada mereka. “Pak, Bu.. sebenarnya Anda sudah tahu kan jawabannya harus bagaimana?”, “Lho maksud Anda bagaimana?” Mereka balik bertanya, “tadi Bapak Ibu sudah mengatakan bahwa ketika Anda dulu di besarkan pas-pasan dan Anda harus melakukannya semua sendiri. Dan anak Anda sekarang terlalu nyaman karena semua sudah Anda sediakan. Justru itulah permasalahannya, Anda menyediakan segala sesuatunya bagi anak Anda tanpa membuat dia berjuang. Anda sudah tahu permasalahannya tapi Anda masih lakukan”. Mereka mulai menyadari permasalahannya sekarang. “Tapi bagaimana lagi kan kasihan? Daripada dia repot-repot”. Justru itulah permasalahannya, kita tidak mau membuat anak kita repot. Sebenarnya itu tidak membuat anak kita repot. Sebenarnya itu untuk latihan yang perlu di jalaninya agar dia bisa mengembangkan dirinya.

Anak-anak yang kurang mandiri dan manja, adalah anak-anak yang tidak mengembangkan otonominya. Anda perlu tahu bahwa pada satu tahap perkembangan anak, mereka mempunyai sebuah tahap dimana mereka ingin otonomi lebih besar. Ini dimulai ketika mereka berusia 2 atau 3 tahun. Dia ingin melakukan sesuatu saat itu. Tetapi biasanya kita orang tua terkadang terlalu melindungi anak. Ketika dia ingin memanjat kursi, kita larang dia, “jangan nanti jatuh”. Ketika dia memegang sesuatu tidak kita perbolehkan karena takut pecah dan lain sebagainya. Nah, akhirnya anak ini menjadi pasif dan hanya menunggu apa yang kita berikan atau apa yang diberikan oleh pengasuhnya. Ketika hal ini terjadi bertahun-tahun maka kita sudah mulai membentuk sebuah pola dalam diri anak kita. Untuk menjadi pasif dan tidak mandiri. Cobalah Anda memberikan sebuah latihan agar anak-anak mengerjakan sendiri.

Jika Anda mempunyai anak yang sudah menginjak kelas 1 SD, sebaiknya jangan bawakan tasnya ketika dia turun dari mobil. Anda mungkin berpendapat, “aduh.. saya kan harus berangkat kerja, kalau tunggu dia lama banget”. Itu tidak boleh di lakukan. Anda bisa berangkat lebih awal jika Anda tahu itu akan membuat Anda terlambat dan biarkan dia bawa tasnya sendiri masuk ke kelasnya. Jangan hanya karena kita tidak mau repot akhirnya “udah sini tak bawain sudah masuk di kelas”. Itulah hal-hal kecil yang membuat anak Anda jadi kurang mandiri. Jika dia sudah bisa mengembalikan piring yang dia gunakan untuk makan ke tempat cucian, biar dia melakukannya. “Lho.. kalau begitu apa gunanya pembantu yang saya bayar”. Justru itulah masalahnya Anda tidak memberikan kesempatan anak Anda untuk mengembangkan dirinya. Semua itu perlu latihan. Anda tidak bisa membuat seorang anak mandiri tanpa sebuah proses. Sama seperti ketika dulu kita di besarkan oleh kondisi susah payah oleh orang tua kita. Saat itu orang tua kita mungkin tidak sengaja melakukan hal tersebut pada kita. Bahkan mungkin mereka merasa bersalah karena tidak bisa melayani kita sebaik mungkin. Tetapi justru itulah yang baik ternyata bagi kita, bagi perkembangan kita. Kita akhirnya menjadi seorang yang mandiri. Dan kemudian ketika kita sekarang sudah menjadi orang yang berhasil kita tidak melakukan itu pada anak, dengan alasan kasian.

Para pembaca yang budiman, inilah permasalahannya kita harus melatih anak kita untuk memiliki karakter mandiri. Kita harus memberikan kesempatan pada mereka seluas-luasnya untuk mengembangkan diri dengan mengerjakan banyak hal kecil-kecil yang sangat-sangat berguna bagi perkembangan karakternya. Ketika seorang anak mengembalikan piring makannya di tempatnya, mengangkat tasnya sendiri, mengembalikan sepatunya pada saat dia telah selesai pakai, atau melakukan kegiatan kecil-kecil maka si anak akan merasakan sebuah harga diri yang positif. Dia akan merasa bahwa dirinya sejajar dengan orang dewasa yang melakukan hal-hal tersebut. Ini akan membuat percaya dirinya melambung tinggi. Oleh karena itu berikanlah kesempatan ini pada anak-anak anda. Anda tidak akan pernah kecewa melihat mereka bertumbuh dan berkembang dengan semangat kemandirian ketika mereka mulai menginjak masa-masa remaja.

Jadi pastikanlah Anda memberikan suatu kesempatan pada anak Anda untuk melakukan apa-apa yang dia telah mampu lakukan. Itulah kunci untuk membantu seorang anak memiliki karakter mandiri, percaya diri dan mampu mengerjakan segala sesuatu dengan tanggung jawab penuh.
Read more >>

pentingnya memahami emosi anak

Berikut adalah tiga kebutuhan emosional anak:

1. Kebutuhan untuk merasa AMAN
Salah satu kebutuhan terkuat yang dibutuhkan soerang anak adalah perasaan aman. Aman didalam diri dan lingkungannya. Remaja mencari rasa aman dengan bergabung dengan sekelompok “geng” atau sekumpulan teman sebaya mereka, terlibat aturan sosial diantara mereka, serta meniru perilaku temannya.

Seorang psikolog Dr. Gary Chapman, dalam bukunya “lima bahasa cinta” mengatakan kita semua memiliki tangki cinta psikologis yang harus diisi, lebih tepatnya jika anak maka orangtuanya yang sebaiknya mengisi. Anak yang tangki cintanya penuh maka dia akan suka pada dirinya sendiri, tenang dan merasa aman. Hal ini dapat diartikan sebagai anak yang berbahagia dan memiliki “inner” motivasi.

Perlukah kita mempelajari dan mengetahui tangki cinta? Sangat perlu, saya seringkali merekomendasi para guru dan orangtua untuk mempelajari dan menemukan bahasa cinta anak mereka, dirinya dan pasangannya. Hal ini akan saya bahas pada artikel berikutnya).

Contoh, terdorong oleh rasa cinta kepada anaknya seorang ibu memarahi anaknya yang sedang bermain computer. “berhenti maen computer dan belajar sekarang” lalu apa yang ada dibenak anak? Mungkin “Hmpf… Ibu tidak sayang padaku, dan ingin mengendalikan aku serta keasyikanku” Nah, anak menerimanya sebagai hal yang negatif, komunikasi yang menghancurkan rasa cinta ini biasanya yang menjadi akar permasalahan orangtua dan anak, serta guru.

“Mencintai anak tidak sama dengan anak merasa dicintai”

Apa yang menyebabkan kebutuhan akan rasa aman tidak terpenuhi?
• Membandingkan anak dengan saudara atau orang lain
Ketika kita mengatakan “mengapa kamu tidak bisa menjaga kebersihan kamar seperti kakakmu”, “kenapa kamu tidak bisa menulis serapi Rudi”. Akan tumbuh perasaan ditolak, tidak diterima, mereka akan berpikir “papa/mama lebih suka dengan…” hal ini menumbuhkan sikap tidak suka dengan dirinya sendiri dan ingin menjadi orang lain. Mereka merasa aman dengan menjadi orang lain, bukan merasa aman dan nyaman menjadi dirinya sendiri.

• Mengkritik dan mencari kesalahan
Ketika kita mengatakan: “dasar anak bodoh, apa yang salah denganmu? Kenapa kamu tidak dapat melakukan sesuatu dengan benar?”
Dapat dipastikan, akan menimbulkan perasaan dendam, tidak ada rasa aman dilingkungan rumah (jika hal ini sering terjadi dirumah).

• Kekerasan fisik dan verbal
Saya rasa tidak perlu dijelaskan lagi, hal ini sudah banyak kita temui di surat kabar dan berita ditelevisi, dan bahayanya atau akibatnya juga sering kita temui di media tersebut. Jika tidak ada rasa aman dalam rumah, maka seorang anak akan mencari perlindungan untuk memenuhi rasa aman mereka disemua tempat yang salah. Dan anak akan melakukan apa saja untuk mendapatkan rasa aman ini, mencari perhatian dengan cara yang salah.

2. Kebutuhan akan pengakuan (merasa penting) dan diterima atau dicintai

Jarang sekali orangtua membuat anak-anak mereka merasa penting dan diakui dirumah. Sebaliknya banyak orangtua yang membuat anak mereka merasa kecil dan tidak berarti dengan ancaman: “lebih baik kerjakan PR-mu sekarang, atau…”

Apa yang ada dalam pikiran anak jika diperlakukan seperti itu? Kita orangtua justru senang jika anak melakukan hal yang kita perintah, tapi yang ada dipikiran anak adalah mereka merasa kalah dengan melakukan apa yang diperintahkan orangtua dengan cara seperti itu. Sehingga banyak anak yang menunda atau tidak mengerjakan apa yang ditugaskan orangtua (bahkan dengan ancaman sekalipun) untuk memenuhi kebutuhan emosionalnya akan pengakuan.

Peringatan keras bagi orangtua: Jika anak-anak tidak merasa dicintai dan diterima oleh orangtua, mereka akan terdorong untuk mencarinya disemua tempat yang salah.

Keinginan seorang anak untuk diakui dan ingin dicintai begitu kuat, sehingga mereka akan melakukan apa saja untuk mendapatkannya. Jika mereka tidak mendapat pengakuan dengan cara yang benar maka akan menemukan dengan cara yang salah dan ditempat yang salah. Kebutuhan ini mendorong beberapa anak dan remaja untuk menggunakan tato, mengganggu anak lain, bergabung dengan geng pengganggu, mengecat rambut dengan warna menyolok, bertingkah laku seperti badut dan pelawak. Hal ini umumnya menyusahkan mereka sendiri, tetapi demi mendapatkan pengakuan dan diterima (mendapatkan perhatian).

Ada kasus ekstrim pada 16 april 2007, seorang siswa US Virginia Tech, Cho Seng-hui. Menembak dan menewaskan 32 siswa. Apa yang mendorong perilaku tersebut, sehingga dia melakukan hal yang begitu luar biasa gila? Dia melakukan hanya karena kebutuhan pengakuan dan rasa pentingnya begitu besar, tetapi tidak terpenuhi oleh orang-orang yang mengabaikannya dan menghinanya. Hal itu memaksanya keluar dari dunia logika dan merenggut nyawa orang lain serta dirinya sendiri, dalam pikirannya dia berpikir lebih baik mati bersama nama buruk dari pada hidup bukan sebagai siapa-siapa.

3. Kebutuhan untuk mengontrol (merasa mandiri atau keinginan untuk mengontrol)

Seiring pertumbuhan anak, sembari mencari identitas diri dan sambil belajar membangun kemandirian dari orangtua. Proses ini menciptakan kebutuhan emosional untuk bebas dan mandiri.

Jadi itu sebabnya anak tidak mau didikte untuk apa yang harus dilakukan. Mereka merasa tidak “gaul” mendengarkan orangtua. Dengan mendengarkan nasihat orangtua mereka seakan diperlakukan seperti anak kecil. Ini menjelaskan mengapa anak lebih mendengarkan teman mereka dan om atau tante (paman atau bibi) yang masih muda dari pada orangtuanya sendiri.

Orangtua yang cerdas, tidak akan menyerah menghadapi hal ini. Bagaimana caranya memberikan arahan dan agar anak mau mendengar orangtua? Gunakan komunikasi yang tidak bermaksud memaksa anak dengan nasihat kita. Buatlah seakan-akan mereka belajar dan bekerja keras untuk diri mereka sendiri bukan untuk kita. mereka akan lebih bersemangat dan termotivasi dengan cara seperti itu. Dan yang terpenting adalah memenuhi tangki cinta anak kita setiap hari dan memastikan selalu penuh saat bangun anak bangun tidur dan menjelang tidur. Dengan begitu anak tahu siapa yang paling mengerti dan sayang, serta kepada siapa dia akan datang pada saat membutuhkan seseorang untuk mendengar, yaitu kita orangtuanya.

Ambilah manfaat dari informasi ini, kenali kebutuhan emosi anak kita. Pekalah dimana saat anak membutuhkan penerimaan, kebutuhan untuk mengontrol sesuatu, serta butuh untuk aman. Gunakan kata-kata yang tepat untuk memenuhi kebutuhan tersebut, berikut tips dan cara memenuhi kebutuhan emosi dasar seorang anak:

1. Rasa aman:
• Tenang sayang kamu aman bersama papa, mama akan temani kamu, hey… papa disini bakal jaga kamu sayang

2. Rasa penerimaan atau dicintai:
• Biasakan menatap mata saat berbicara pada anak, usahakan tatapan mata adalah datar atau “mata sayang”
• Sentuh bagian bahu saat berbicara atau bagian manapun asal sopan, untuk menunjukan bahwa kita ada bersama dan dekat dengan anak
• Usahakan sejajar (berdiri sejajar dengan anak atau berlutut)
• Katakan: apapun yang terjadi papa/mama tetap sayang sama kamu, kamu tetap jagoan papa/mama, dimata papa/mama kamulah yang paling cantik

3. Kebutuhan untuk mengontrol:
• Jika memungkinkan, jika anda melihat anak anda perlu untuk melakukan sesuatu sendiri maka ijinkanlah
• Sebenarnya itu adalah proses belajar untuk dirinya sendiri dan akan sangat bermanfaat dimasa dewasa
• Harga diri anak akan semakin tinggi, jika kita rajin memberikan kontrol kepada anak, karena anak merasa mampu melakukan kegiatan tanpa bantuan (tentunya kegiatan yang aman sesuai dengan kebijaksanaan orangtua)
• Luangkan waktu khusus untuk beraktivitas dan memberikan kontrol dan mengawasinya dengan kasih sayang, misal: anak umur 2-3 tahun minta makan sendiri, pergi ke sekolah sendiri, dan lain-lain

Salam
Read more >>

dakwah

Read more >>

Minggu, 01 April 2012

MOTIVASI DAKWAH

 
HAKEKAT DAKWAH

            Adalah suatu hal yang tidak dapat dipungkiri bagi seorang muslim bahwa Agama Islam merupakan agama motivasi, dimana setiap muslim diwajibkan untuk menyeru dan berdakwah kepada Al Islam sesuai kemampuan dan potensi yang dimiliki masing-masing individu.  Sebab Islam bukanlah agama yang dikhususkan bagi sekelompok orang, tidak pula dibatasi untuk suatu tempat maupun waktu tertentu, tapi ia adalah agama bagi seluruh umat manusia.  Sebagaimana ditegaskan dalam firman Allah SWT:


“Katakanlahwahai sekalian manusia, sesungguhnya aku ini adalah utusan Allah kepada kalian semua”.  
Jadi Islam merupakan agama dakwah, dimana setiap muslim wajib dan berkepentingan untuk mendakwahkan Islam kepada manusia.
Dakwah seacara bahasa (etimologis) berarti jeritan, seruan atau permohonan.  Adapun menurut syara(istilah) ada beberapa definisi:
Menurut Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah,
dakwah adalah mengajak seseorang agar beriman kepada Allah dan beriman kepada apa yang dibawa oleh para Rasul-Nya dengan cara membenarkan apa uang mereka beritakan dan mengikuti apa yang mereka perintahkan.
Menurut Syaikh Muhammad As Shawwaf,
dakwah adalah risalah langit yang diturunkan ke bumi, berupa hidayah Sang Khalik kepada makhluk, yaitu dien dan jalan-Nya yang lurus yang sengaja dipilih-Nya dan dijadikan sebagai jalan satu-satunya untuk bisa selamat kembali kepada-Nya.
“Sesungguhnya Agama yang diridhoi Allah adalah Agama Islam (QS. 3: 19).
Menurut Dr. Muhammad Al wakil,
dakwah adalah mengumpulkan manusia dalam kebaikan dan menunjukkan mereka jalan yang benar dengan cara amar ma’ruf dan nahi munkar.  Allah berfirman :
“Jadilah diantara kamu sebaik-baik ummat, yang mengajak kepada kebaikan, menyeru yang ma’ruf dan mencegah dari yang munkar. Mereka itulah orang-orang yang beruntung (QS. 3 : 104).
Menurut Ustadz Fathi yakan,
dakwah adalah penghancuran dan pembinaan.  yaitu penghancuran jahiliyah dengan segala macam bentuknya, baik jahiliyah pola pikir, moral maupun jahiliyah perumdang-undangan dan hukum.  Setelah itu pembinaan masyarakat dengan landasan pijak keislaman, baik dalam wujud dan kandungannya, dalam bentk dan isinya, dalam perundang-undangan dan cara hidup, maupun dalam segi persepsi keyakinan terhadap alam, manusia dan kehidupan.
Dr. taufiq Al Wa’i,
menjelaskan makna yang terkandung dalam dakwah Islamiyah yaitu mengumpulkan manusia dalam kebaikan, menunjukkan mereka jalan yang benar dengan cara merealisasikan manhaj Allah di bumi dalam ucapan dan amalan, menyeru kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang munkar, membimbing manusia kepada shiratal mustaqim dan bersabar menghadapi ujian yang menghadang di perjalanan.  Hal ini sesuai dengan firman Allah:
“Hai anakku dirikanlah shalat, serulah manusia mengerjakan yang ma’ruf, mencegah mereka dari perbuatan munkar dan bersabarlah atas apa yang menimpa kamu.  Sesungguhnya yang demikian itu termasuk hal-hal yang diwajibkan (QS. Lukman: 17).
Kelima definisi dakwah tersebut kesemuanya berimpit pada satu titik temu, yaitu bahwa dakeah bukan hanya terbatas pada penjelasan dan penyampaian semata, namun juga menyentuh pada pembinaan dan takwin (pembentukan) pribadi, keluarga dan masyarakat Islam.
Perlu dibedakan bahwa dakwah dihadapan para pendosa, penentang dan pelaku kemaksiatan harus ditekankan kepada ta’rif (pengenalan) dan tabligh.  Sedangkan dakwah kepada orang-orang yang relatif masih mempunyai fitrah yang bersih maka dakwah dapat ditekankan pada pembinaan dan takwin.  Apabila kita melakukan pembinaan dan takwin kepada para pendosa, penentang dan pelaku kemaksiatan, maka kita telah melewati batas yang mengarah pada kesia-siaan.  Begitu pula apabila di hadapan mereka yang masih mempunyai fitrah yang bersih kemudian kita hanya terpaku kepada bentuk ta’rif dan tabligh saja, maka itu berarti kita telah membuang waktu dan memubadzirkan potensi.

PAHALA YANG BESAR BAGI PARA DA’I

            Berdakwah kepada Allah adalah amal yang paling mulia, taqarrub yang paling mendekatkan diri kepada Aallah dan amal yang paling diwajibkan.   Allah telah mengutus seorang ciptaan-Nya yang bersih diantara para Nabi dan Rasul, juga untuk berdakwah.  Allah telah menentukan bahwa dakwah adalah syiar para pengikut Rasulullah SAW.  Dakwah menghasilkan pahala yang besar bagi orang yang melakukannya, baik di dunia maupun akhirat.  Rasulullah bertekad mengeluarkan manusia dari kegelapan menuju cahaya dan alhamdulillah hingga saat ini masih ada sebagian manusia yang mengikuti jejaknya.
Seorang muslim terdeorong untuk berdakwah dan bersemangat untuk memberi petunjuk kepada manusia , karena Allah mengangkat derajat para da’i dan memberi mereka pahala, karomah, rahmat dan keridhaan, baik di dunia maupun di akhirat.  Hal ini telah ditetapkan dalam beberapa nash Al Quran dan Sunnah.
1.  Penyeru kepada Allah adalah sebaik-baik manusia dalam perkataan
Allah meninggikan derajat para da’i dan menjadikannya sebaik-baik manusia.  Allah SWT berfirman:


“Siapakah yang lebih baik perkataannya daripada orang yang menyeru kepada Allah, mengerjakan amal shalih dan berkata: sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri” (QS. Fushilat: 33).

2.  Do’a Nabi kepada orang yang menyampaikan perkataannya
Diantara faktor yang mendorong seorang muslim untuk  bersemangat dalam menyebarkan Islam kepada manusia adalah doa nabi yang mulia bagi orang yang menyampaikan perkataan beliau kepada orang lain.  Imam Ibnu Majah meriwayatkan dari Jubair bin Muth’im r.a., dia berkata, rasulullah berdiri di dalam masjid Khalif di Mina seraya berkata:
“Allah membaguskan orang yang mendengarkan perkataanku, lalu menyampaikannya.  Betapa banyak orang yang menyampaikan ilmu tetapi tidak mengetahui dan berapa banyak orang yang menyampaikan ilmu kepada orang yang lebih pandai daripada dia”.

3.  Pahala yang besar bagi orang yang menjadi perantara bagi seseorang dalam mendapatkan petunjuk
Allah memberikan pahala yang besar bagi orang yang menjadi perantara bagi seseorang dalam mendapatkan petunjuk.  Imam Bukhari meriwayatkan, dari Sahl bin Sa’d r.a., sesungguhnya Rasulullah SAW berkata kepada Ali r.a. ketika memberikan bendera kepadanya di perang Khaibar:
“Tembuslah bersama pasukanmu hingga kamu berada di halaman mereka, lalu serulah mereka kepada Islam dan kabarkanlah kepada mereka apa-apa yang wajib atas mereka dari hak-hak Allah.  Demi Allah ! dengan perantara kamu, Allah memberi prtunjuk satu orang, lebih baik bagimu daripada memliki onta yang paling bagus”.

4.  Pahala seorang da’i seperti pahala orang yang mengikutinya
Nabi Muhammad SAW menerangkan, orang yang menunjukkan suatu kebaikan maka baginya seperti pahala orang yang mengerjakannya.  Imam Muslim meriwayatkan dari Abu Mas’ud r.a, dia berkata, rasulullah SAW bersabda:


“Barang siapa menunjukkan suatu kebaikan, maka baginya seperti pahala orang yang mengerjakannya”.
Dalam hadits lain juga diterangkan:


“Barang siapa menyeru kepada petunjuk, maka ia mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengikutinya tanpa berkurang sedikitpun dari pahala mereka” (HR. Muslim).

5. Rahmat Allah serta doa penghuni langit dan bumi bagi orang yang mengajarkan kebaikan kepada manusia
Rasulullah SAW memberi kabar gembira bahwa Allah, malaikat, penghuni langit dan bumi mendoakan bagi orang yang mengajarkan kebaikan kepada manusia.  Imam At Tirmidzi meriwayatkan dari Abu Amamah Al Bahiliy r.a, dia berkata, Rasulullah SAW bersabda:



“Sesungguhnya Allah, malaikat-Nya, para penghuni langit dan bumi mulai semut di dalam lubangnya sampai ikan paus, benar-benar mendoakan orang yang mengajarkan kebaikan kepada manusia”.

6.  Pahala seorang da’i tetap mengalir setelah meninggal dunia
Nabi yang mulia mengabarkan, barang siapa memberi manfaat kepada manusia dengan ilmunya, maka pahalanya akan terus mengalir hingga setelah ia kembali kepada Rabbnya.  Imam Muslim meriwayatkan dari Abu hurairah r.a , sesungguhnya Rasulullah SAW bersadba:
“Apabila manusia mati maka terputuslah amalnyam kecuali 3 perkara, sadaqah jariyah, ilmu yang bermanfaat dan anak sholeh yang mendoakannya”.

Wallahu a’lam bisshawab

Read more >>